Berbudayalah dalam pekerjaan

Indonesia terkenal dengan berbagai macam budaya. Ini tercermin dari keragaman bahasa, hubungan antar individu, keyakinan, dan lain sebagainya. Lebih dari itu sikap dan perilaku kita juga sering dilihat sebagai satu simbol budaya lokal. Termasuk dalam pekerjaan, betapa sikap dan perilaku setiap kita menentukan makna dan pentingnya sebuah budaya. Contohnya bagaimana kita bersikap positif dalam menghadapi segala masalah dalam pekerjaan, berkomunikasi dengan rekan kerja, ataupun berinteraksi dengan pihak lain. Dalam hal ini masing-masing individu wajib membentuk kekuatan budaya yang membangun dan harus ditularkan kelingkungan masing-masing.

Ditempat kerja, saya salut kepada teman yang membiasakan diri "membuang sampahnya sendiri dan mencuci gelasnya sendiri". Atau bahkan mereka yang sedang menunggu rekan kerjanya yang sedang menyelesaikan pekerjaannya agar ia tidak sendirian. Sikap dan kebiasaan ini bisa terbentuk dari pembiasaan yang dilakukan atasan dan kebiasaan rekan dalam tim, sehingga pada akhirnya akan terbentuk culture kerja yang positif. Namun meski punya peran penting, sebenarnya tidak hanya pemimpin yang berperan menyebarkan budaya kerja, tapi semua orang perlu terlibat menciptakan budaya kerja yang sehat, serta berkewajiban mengembangkan intelegensi kultural yang bisa mendorong kemajuan dimasing-masing organisasi atau instansi pekerjaan. Sehingga tak ada lagi yang namanya budaya korupsi, budaya mengurangi jam kerja, atau budaya ABS - asal bos senang :)

Comments

Popular posts from this blog

Surabaya, surga bagi para pengiklan (rokok)

Movie World: wahana untuk keluarga!!

We actually know very little