Perpustakaan sebagai jantung sekolah
Apabila perpustakaan diibaratkan sebuah jantung manusia, maka apabila satu organ yang bertugas memompa darah tersebut kurang berfungsi dengan baik maka kita bisa membayangkan apa yang terjadi pada diri kita. Lha ini sekarang perpustakaan yang diletakkan diposisi yang sama, sebagai jantung pendidikan. Namun tentu saja statemen ini sangat debatable , artinya sejauhmana dapat diuji kebenarannya. Karena bisa saja seorang pelajar atau mahasiswa itu siswa maupun mahasiswa dapat berkilah, "lho saya itu bisa lulus dari SD, SMP, bahkan SMA tanpa harus menggunakan perpustakaan". Nah, ini yang perlu dipertanyakan. Sejauh mana kualitas pendidikan yang telah diberikan kepada para peserta didik tersebut? darimana bapak ibu pengajar memperkaya dirinya dengan sumber-sumber ilmu pengetahuan?