Posts

Showing posts from October, 2013

Koran Kompas di Perpustakaan QUT

Image
Salah satu hal yang penting untuk dilakukan mahasiswa dinegara asing adalah membaca koran lokal untuk mengetahui berita-berita terkini dan hal-hal yang terjadi dilingkungan sekitar. Selain itu pula, karena sebagian besar koran lokal menyampaikan dengan bahasa lokal yang khas didaerah itu maka membaca koran penting untuk mengenali bahasa lokal yang kerap digunakan. Sebagai contoh Jawa Pos di Jawa Timur. Bahasa yang digunakan Jawa Pos berbeda dengan koran lain seperti Republika ataupun Kompas.  Siang kemarin setelah selesai makan siang saya menyempatkan ke area koran diperpustakaan QUT. Mencoba mencari koran apa yang bisa diwaktu lunch . Namun yang menarik dimata bukan koran lokal di Brisbane, tapi mata saya lebih tertuju ke koran yang saya sepertinya mengenal judulnya, yaitu koran Kompas! Dan anda tentu bisa menebak koran mana akhirnya yang saya pilih :) Saya baca cepat dan sebagian hanya saya baca judul ataupun paragraf awal dan akhir saja. Dan dikoran tersebut saya menemukan t...

Student Service Unit

Problems happen everyday. Even we don't expect it to come. But what matter is the way we overcome the problems. Masalah datang tanpa diduga. Termasuk hari ini setelah hari pertama bertemu dengan supervisor. Maksud hati ingin membuat student ID . Sebenarnya simple saja keinginan ini, membuat kartu mahasiswa, itu saja. Dan ternyata dari keinginan yang sederhana ini muncul masalah yang menunggu waktu untuk muncul kepermukaan :) Student ID tidak bisa diproses karena status didatabase QUT mengatakan saya belum memberikan acceptance offer yang diberikan QUT. Padahal dua bulan sebelumnya saya sudah mengirimkan acceptance offer yang sudah saya tanda tangani, bahkan saya sudah memegang certificate of enrollment yang diterbitkan oleh Australian Government. Sampai disini baik saya maupun pihak QUT sama-sama bingung. Usut punya usut ternyata masalah ini berawal karena saya tidak bisa memulai studi sesuai LoA sebelumnya yaitu 2 September maka QUT menerbitkan LoA yang terbaru tertanggal...

Feels like yesterday

Feels like yesterday , itu yang kami rasakan saat melewati jalan-jalan di Brisbane. Malah rasanya seperti kami gak pernah pulang ke Indonesia. Semua terasa familiar, terasa dekat. Kota Brisbane menyimpan banyak kenangan. Tidak banyak perubahan rasanya sejak kami meninggalkan kota ini empat tahun lalu. Bahkan saat kami berkunjung ke unit teman di Warren street tempat tinggal lama kami, tak ada yang berubah. Hari pertama kedatangan tidak banyak yang kami lakukan selain memberikan kesempatan ke anak2 untuk beristirahat. Perjalanan yang cukup panjang dari Jakarta-Sydney-Brisbane. Yang cukup melegakan adalah kondisi anak-anak yang masih cukup sehat dan kuat. Malamnya mulai mengunjungi beberapa teman sekaligus hunting tempat tinggal.

One day to go

Tampaknya semua persyaratan keberangkatan studi rampung sudah. Exit permit yang kadaluarsa sudah diperpanjang. Kemarin harus meluangkan waktu selama 3 hari 2 malam di Jakarta untuk memroses exit permit ini. Dan visa dari kedutaan pun sudah granted pas kita berada di Jakarta. Semua terjadi disaat yang bersamaan. Seminggu berikutnya harus kembali ke kantor Dikti untuk Lapor Diri, sekaligus mengambil tiket keberangkatan. All done. Kemrin tiba di Tangerang dan menginap semalem dirumah teman. Hari ini jam 20.20 kami akan berangkat ke Australia, bersama keluarga. Bagi Ais dan uminya perjalanan ini merupakan pengalaman kedua ke Australia. Bagi Ken ini merupakan perjalanan pertama, dan perjalanan terpanjangnya. Selama ini menempuh 4-5jam dikereta Semarang-Surabaya, kali ini dia akan menempuh sekitar 7jam ke Sydney, dan lanjut 30menit ke Brisbane. Semoga anak2 diberi kesehatan selama perjalanan, amin. Urusan dengan supervisor juga sudah. Beliau dengan rajinnya menanyakan perkembangan keber...