Hari Kunjung Perpustakaan
Bermaksud untuk menyiapkan bahan perkuliahan, kemarin pagi saya sempatkan waktu untuk mengunjungi perpustakaan dikampus. Agak bersemangat niat saya keperpustakaan karena memang sejak saya tinggal dikota lunpia ini dan bekerja dilingkungan universitas yang terkenal dengan Institutional Repository-nya baru kali ini ada kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan pusat.
Memasuki sebuah ruangan disalah satu lantai perpustakaan saya berhenti dan menemui salah satu staf, "Maaf bu mau tanya, kalau bibliografi, indeks, dan abstrak itu ada dikoleksi referensi ya?", "Ya iya dong, mahasiswa perpustakaan ya? harusnya kan tahu kalo semuanya itu ada dikoleksi referensi, ada dilantai 4 sana."
Gedubrak,,,sebuah jawaban yg tidak disangka-sangka. Pustakawan kok......ah, biarlah daripada berargumen lebih panjang, yang penting saya dapat info bahwa koleksi referensi ada dilantai 4.
Sampai dilantai 4 saya berhenti didepan sebuah ruangan yang satu pintunya terbuka dan satu pintunya lagi tertutup dengan terpampang tulisan "Tutup". Dengan sedikit ragu karena baru disamber petir barusan, saya masuk dan bertanya ke bapak muda yang sedang membaca koran, "pak koleksi referensi buka kan?", Sang bapak menjawab dengan cepat "Lha itu pintunya dibuka atau ditutup?!!"
Jeduerr!! Satu lagi bonus kejutan dari perpustakaan. "Soalnya dipintu ada tulisan tutup pak." Dengan cueknya bapak itu melanjutkan membolak-balik korannya.
Segera saya atur nafas dan mulai menelusuri rak-rak koleksi referensi. Ruangan referensi yang sangat luas itu ternyata menjadi satu dengan koleksi majalah dan jurnal, dan saat itu hanya saya dan seorang mahasiswi yang berada disana.
Selesai mendapatkan beberapa bahan, saya meniatkan diri langsung keluar dari perpustakaan. Rasanya cukup dua kali saja kejutan hari ini, keluar dari sini nanti pingin langsung ke fakultas, memesan es teh jasmine, dan ngadem diruangan...nyamannn.
Sampai dilantai bawah perpustakaan saya ambil tas yang tersimpan diloker dan saya kembalikan kunci loker ke ibu yang sedang berjaga dipintu depan. Setelah melewati pintu keluar saya benar-benar dapat bernapas lega, sampai kemudian terdengar si ibu berteriak,"hei mas, lain kali kunci loker dititipkan disini dulu ya, jangan dibawa naik ke perpus!!"
Memasuki sebuah ruangan disalah satu lantai perpustakaan saya berhenti dan menemui salah satu staf, "Maaf bu mau tanya, kalau bibliografi, indeks, dan abstrak itu ada dikoleksi referensi ya?", "Ya iya dong, mahasiswa perpustakaan ya? harusnya kan tahu kalo semuanya itu ada dikoleksi referensi, ada dilantai 4 sana."
Gedubrak,,,sebuah jawaban yg tidak disangka-sangka. Pustakawan kok......ah, biarlah daripada berargumen lebih panjang, yang penting saya dapat info bahwa koleksi referensi ada dilantai 4.
Sampai dilantai 4 saya berhenti didepan sebuah ruangan yang satu pintunya terbuka dan satu pintunya lagi tertutup dengan terpampang tulisan "Tutup". Dengan sedikit ragu karena baru disamber petir barusan, saya masuk dan bertanya ke bapak muda yang sedang membaca koran, "pak koleksi referensi buka kan?", Sang bapak menjawab dengan cepat "Lha itu pintunya dibuka atau ditutup?!!"
Jeduerr!! Satu lagi bonus kejutan dari perpustakaan. "Soalnya dipintu ada tulisan tutup pak." Dengan cueknya bapak itu melanjutkan membolak-balik korannya.
Segera saya atur nafas dan mulai menelusuri rak-rak koleksi referensi. Ruangan referensi yang sangat luas itu ternyata menjadi satu dengan koleksi majalah dan jurnal, dan saat itu hanya saya dan seorang mahasiswi yang berada disana.
Selesai mendapatkan beberapa bahan, saya meniatkan diri langsung keluar dari perpustakaan. Rasanya cukup dua kali saja kejutan hari ini, keluar dari sini nanti pingin langsung ke fakultas, memesan es teh jasmine, dan ngadem diruangan...nyamannn.
Sampai dilantai bawah perpustakaan saya ambil tas yang tersimpan diloker dan saya kembalikan kunci loker ke ibu yang sedang berjaga dipintu depan. Setelah melewati pintu keluar saya benar-benar dapat bernapas lega, sampai kemudian terdengar si ibu berteriak,"hei mas, lain kali kunci loker dititipkan disini dulu ya, jangan dibawa naik ke perpus!!"
Comments
There's no surprise why we never move forward, I suppose if I am working there either I am in deep stress or walk out :( I hope you can change the world as Eric Clapton sing "We can change...the world"... good luck!
I'm only a lecturer in this beautiful place :) what can I do is to learn together with the new gen to make an improvement....tks bu