Internet searching strategies untuk pustakawan (1)
Pustakawan disebut juga sebagai seorang petugas perpustakaan karena kemampuannya mengelola perpustakaan (manajemen perpustakaan) dan pengetahuannya tentang isi perpustakaan dimana ia bekerja. Apabila kita umpamakan perpustakaan adalah sebuah toko, supermarket ataupun mall, maka pustakawan adalah seorang customer service staff yang bertugas memberi pengarahan kepada pembeli dan calon pembeli kira2 produk apa yang cocok buat mereka.
Hal yang biasa dilakukan pustakawan jaman dulu adalah dengan mengajak pengguna ke katalog perpustakaan dan menunjukkan bagaimana cara mencari informasi buku yang kira2 sesuai dengan kebutuhan mereka. Katalog memuat informasi tentang judul buku, pengarang, topik yang diulas, serta lokasi dimana buku tersebut disimpan.
Apa yang terjadi sekarang berbeda. Yang namanya customers, naturally mereka punya beragam keinginan dan kebutuhan. Begitu pula dengan pengguna perpustakaan dan pencari informasi. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka makin berkembang pula wilayah dan daftar informasi yang dibutuhkan pengguna, apakah itu mahasiswa yang mempersipakan materi perkuliahan, peneliti, bahkan seorang karyawan yang mencoba inovasi terbaru untuk kepentingan instansinya namun memerlukan informasi ttg pendapat pasar ttg hal2 yg berkaitan dengan inovasi tersebut.
Informasi tentu saja tidak terbatas dari apa yang tersedia dibuku atau sumber informasi tercetak lain. Teknologi informasi memungkinkan information researchers untuk memanfaatkan dunia maya, let say internet, untuk menemukan jawaban atas pertanyaan mereka. Disini pustakawan mempunyai sumber informasi lain untuk membantu pencari informasi. Namun dilain sisi, internet juga membuka lahan baru untuk belajar bagi para pustakawan. Bagaimana informasi2 ini disimpan diinternet dan bagaimana menemukan informasi2 tersebut dengan mudah?
Hal yang biasa dilakukan pustakawan jaman dulu adalah dengan mengajak pengguna ke katalog perpustakaan dan menunjukkan bagaimana cara mencari informasi buku yang kira2 sesuai dengan kebutuhan mereka. Katalog memuat informasi tentang judul buku, pengarang, topik yang diulas, serta lokasi dimana buku tersebut disimpan.
Apa yang terjadi sekarang berbeda. Yang namanya customers, naturally mereka punya beragam keinginan dan kebutuhan. Begitu pula dengan pengguna perpustakaan dan pencari informasi. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka makin berkembang pula wilayah dan daftar informasi yang dibutuhkan pengguna, apakah itu mahasiswa yang mempersipakan materi perkuliahan, peneliti, bahkan seorang karyawan yang mencoba inovasi terbaru untuk kepentingan instansinya namun memerlukan informasi ttg pendapat pasar ttg hal2 yg berkaitan dengan inovasi tersebut.
Informasi tentu saja tidak terbatas dari apa yang tersedia dibuku atau sumber informasi tercetak lain. Teknologi informasi memungkinkan information researchers untuk memanfaatkan dunia maya, let say internet, untuk menemukan jawaban atas pertanyaan mereka. Disini pustakawan mempunyai sumber informasi lain untuk membantu pencari informasi. Namun dilain sisi, internet juga membuka lahan baru untuk belajar bagi para pustakawan. Bagaimana informasi2 ini disimpan diinternet dan bagaimana menemukan informasi2 tersebut dengan mudah?
Comments