Doctoral Consortium
Pagi itu sebelum berangkat, saya baca sebentar paper yang dua minggu sebelumnya telah saya kirimkan ke kolega dan external scholars. Disaat itu saya justru menemukan beberapa kekurangan bahkan kesalahan dalam penulisan. Jadi sedikit gelisah, tapi ah ya sudahlah, sudah terkirim ini. Saya tidak akan melakukan pembelaan atau mencari pembenaran terhadap poin-poin yang menjadi kekurangan distudy saya. Justru saya mengharap feedback untuk tujuan perbaikan paper.
Diakhir sesi, komentar yang diberikan oleh external scholars saat itu justru beberapa hal yang menjadikan mengapa riset ini signifikan untuk dilakukan, mereka justru menyampaikan alur presentasi yang bagi mereka cukup mudah dipahami, dan beberapa hal lagi yang tidak diduga sebelumnya. Lalu bagaimana dengan kekawatiran pagi tadi mengenai beberapa titik kelemahan yang pagi-pagi tadi sudah teridentifikasi? apakah luput dari perhatian? well, beliau-beliau ini adalah expertise dibidang ilmu informasi dan perpustakaan. Publikasi mereka yang cukup ekstensif merupakan representasi dari kemampuan dan pengetahuan mereka tentang sebuah qualitative study yang seperti saat ini kami lakukan.
Alih-alih 'menelanjangi' kekurangan dalam tulisan, justru sebaliknya. Komentar membangun kepercayaan diri masing-masing presenter dihari itu. Kritik dan pertanyaan disampaikan dengan sangat sopan dengan pilihan bahasa yang lebih terasa sebagai masukan daripada vonis sebuah kesalahan. Toh kalaupun mereka menunjukkan itu sebagai kesalahan, saya sebagai mahasiswa akan menerima dengan hati terbuka. Namun posisi sebagai professor, doktor, dan super senior tidak mengurangi respect mereka yang sangat tinggi kepada siapa saja. Sikap rendah hati dan menghargai hasil karya yang ditunjukkan beliau-beliau ini menjadi surplus pelajaran bagi kami hari dihari itu, selain momentum untuk meningkatkan kualitas penelitian kami. Bersyukur kami mendapat kesempatan bertemu dan belajar dari mereka.
Diakhir sesi, komentar yang diberikan oleh external scholars saat itu justru beberapa hal yang menjadikan mengapa riset ini signifikan untuk dilakukan, mereka justru menyampaikan alur presentasi yang bagi mereka cukup mudah dipahami, dan beberapa hal lagi yang tidak diduga sebelumnya. Lalu bagaimana dengan kekawatiran pagi tadi mengenai beberapa titik kelemahan yang pagi-pagi tadi sudah teridentifikasi? apakah luput dari perhatian? well, beliau-beliau ini adalah expertise dibidang ilmu informasi dan perpustakaan. Publikasi mereka yang cukup ekstensif merupakan representasi dari kemampuan dan pengetahuan mereka tentang sebuah qualitative study yang seperti saat ini kami lakukan.
Alih-alih 'menelanjangi' kekurangan dalam tulisan, justru sebaliknya. Komentar membangun kepercayaan diri masing-masing presenter dihari itu. Kritik dan pertanyaan disampaikan dengan sangat sopan dengan pilihan bahasa yang lebih terasa sebagai masukan daripada vonis sebuah kesalahan. Toh kalaupun mereka menunjukkan itu sebagai kesalahan, saya sebagai mahasiswa akan menerima dengan hati terbuka. Namun posisi sebagai professor, doktor, dan super senior tidak mengurangi respect mereka yang sangat tinggi kepada siapa saja. Sikap rendah hati dan menghargai hasil karya yang ditunjukkan beliau-beliau ini menjadi surplus pelajaran bagi kami hari dihari itu, selain momentum untuk meningkatkan kualitas penelitian kami. Bersyukur kami mendapat kesempatan bertemu dan belajar dari mereka.
Comments